Minggu, 22 Oktober 2017

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan.
Yang pertama yaitu mengenai proses pembuatan film itu sendiri. Ada beberapa kendala terutama dari dana yang kurang mencukupi, ataupun mood artis yang berubah-ubah ataupun yang lain. Tetapi tim tetap bersikeras untuk menyelesaikan film agar tetap layak tayang. Karena bagaimanapun juga dalam pembuatan film harus totalitas, entah bagaimanapun kendala yang harus dihadapi.
Kedua yaitu keinginan masyarakat Kendal untuk bekerja diluar negeri atau menjadi TKW, terlalu mementingkan materi dibanding keluarga. Sebagaimana dalam film tersebut yaitu Sukri memaksa Sum untuk bekerja di Malaysia demi memenuhi kebutuhan, tetapi meningglkan anak yang masih membutuhkan kasing sayang orang tua terutama ibu, sampai-sampai Reksa harus menanggung malu karena memakai baju yang masih basah.
Ketiga yaitu antusias masyarakat yang cenderung lebih suka menonton film dibandingkan dengan membaca, karena menurut saya pribadipun menonton tidak terlalu memerlukan tenaga serta lebih asyik dan santai, beda dengan membaca atau yang lain yang harus membutuhkan tenaga dan konsentrasi tentunya.
Keempat yaitu kurangnya dukungan dari pemerintah daerah akan hasil karya pemudanya sendiri. Padahal jika kita simak baik-baik pasti banyak manfaat dari film tersebut untuk masyarakat. Mulai dari rasa sadar pentingnya peran orang tua untuk pertumbuhan anak, keinginan untuk berkumpul keluarga, serta cinta tanah air.
Kelima yaitu dapat memotivasi untuk semangat hidup, apalagi sebagai mahasiswa yang tinggal bukan dikota sendiri, berjuang untuk masa depan demi membahagiakan orang tua yang telah membesarkan kita.

Nur Khofifah (1-D)

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan. Yang pertama yaitu mengenai proses pembuatan film itu sendiri. Ada beberapa kendala terutama da...